malam ini, semua tampak lebih kosong. aku lebih banyak melakukan apapun itu sendiri, melatih kemandirian. mungkin kamu akan terkejut melihat perubahanku melihat semuanya berbeda.kamu pasti akan menggeleng kepala lebih lama dari biasanya.semua berubah, tanpa persetujuan kita, mengalir begitu saja.
Pada akhirnya, kita bertemu padatitik jenuh seolah hari yang dulu kita lewati berlalu begitu saja, dengan mudahnya seperti gelembung yang mudah pecah. metafora sibuk berbicara lebih banyak sementara aku dilarang bermimpi lebih tinggi lagi, lebih dalam. jika dulu kita begitu manis mengapa sekarang tampak sangat miris? mungkin hanya peresepsiku saja yang berlebihan, mengingat kita yang semakin berjarak. sampai aku muak mencari-cari yang kurasa tlah hilang; kamu.
Aku sudah berusaha untuk melakukan semuanya tanpamu dan berhasil, semuanya berjalan dengan baik. diluar dugaanku, disetiap malam-malam seperti ini aku merasa sosokmu yang dulu, hampa. sikapmu asing untuk kukenali. betapapun ketidak pekaanmu aku masih tetap menyelipkan namamu pada setiap kalimat doaku yang kupanjatkan kepada Tuhan. seringkali kamu memasuki rongga ingatku, berkeliaran. otakku masih ingin menjadikanmu topik utama.
aneh memang jika aku merasa kamu tlah hilang padahal kamu masih terus berdiri ditepi ingatanku, menyakitkan memang ketika perhatianku lagi dan terus kau abaikan.terlalu rumit jika aku mengenang cerita kita yang sempat menenggelamkan kita dijurang kebahagiaan.
baginilah kita sekarang. . . seringkali tak bersapa, tidak peduli, kita bernafas namun tidak menghembuskan nama yangb sama.
dengarkan aku, inilah kita. yang ternyata terlalu takut dengan kata perpisahan.nyaliku terlalu kecil untuk memintamu kembali, seperti dulu. seiring itu kamu terlalu egois atau sulit mendeskripsikan rasamu sendiri. entahlah!
kalau ada waktu, sering-sering cerita tentang Derent Lintang dan Bintang yang dulu sempat hidup bersama kita didalam ambisi.sudah sebesar apa mereka? sudah sepintar apa mereka?siapa yang merawat mereka seiring ayah dan bundanya tak lagi sama?
aku punya kejutan untukmu, aku sudah bisa tidur tanpa dengar suaramu. bagaimana denganmu?adakah yang ingin kau tunjukan paaku? selain kenyataan kalau kita sudah berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar