Dalam gelisahku
Ku merindu malaikat hidupku
Dalam relungku
Ku mencari jawaban atas risauku
Sedalam bait ini
Ku memintamu kembali
Kehilangan sosoku
Adalah kiamat untukku
Aku diam
Engkau tak beri jawaban
Aku semakin bisu
Bibirmu kelu tubuhmu kaku
Apalagi yang bisa kulakukan
Sekiranya jantungmu sudah tak berdetak
Kupeluk namun tak kau balas
Ku menangis tapi tak jua kau usap
Kini kutemukan arti dirimu Bunda
Ku hanya bisa memelukmu yang tak lagi bernafas
Ku hanya bisa memelukmu yang tak lagi berdenyut
Ku hanya bisa memelukmu dalam doa dalam harapan
Bunda kan kurindu senandung cintamu
Bisikan kasihmu
Lirih kubersuara
Tapi kau masih menulikan telinga
Terimakasih untuk rahim yang sempat kutempati
Terimakasih untuk tetesan airsusumu, milyaran darahmu
Terimakasih untuk keteguhan hatimu
Terimakasih pelukan terakhirmu
Bunda...kueratkan dekap di nisanmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar